Saat membeli pakaian—khususnya kaos distro atau kaos polos—Anda pasti sering melihat label bertuliskan Cotton Combed 20s, 24s, atau 30s. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya arti dari angka dan huruf tersebut?
Memahami jenis kain berdasarkan ketebalannya sangat penting, baik untuk kenyamanan berpakaian maupun bagi Anda yang berencana memulai bisnis apparel. Yuk, bedah tuntas arti kode benang, perbedaan kain 18s, 20s, 24s, dan 30s, hingga cara mengukurnya!
Arti Kode Angka dan Huruf “s” pada Kain
Kode angka dan huruf pada jenis kain (seperti 30s) sebenarnya menunjukkan ukuran/ketebalan benang yang digunakan dalam merajut kain tersebut.
- Angka (18, 20, 24, 30): Menunjukkan ukuran kerapatan atau kehalusan benang. Aturan utamanya: Semakin BESAR angkanya, semakin TIPIS benangnya. Sebaliknya, semakin kecil angkanya, kain akan terasa lebih tebal dan berat.
- Huruf “s” (Single Knit): Merupakan singkatan dari single knit (rajutan tunggal). Kain dengan kode “s” menggunakan rajutan jarum tunggal yang menghasilkan kain relatif lebih tipis, lentur, dan biasa digunakan untuk kaos harian. (Catatan: Ada juga kode “d” untuk Double Knit yang menggunakan rajutan ganda sehingga hasil kainnya lebih tebal dan balik-dalamnya sama).
Perbedaan Kain 18s, 20s, 24s, dan 30s
Agar memudahkan Anda membayangkannya, berikut adalah rincian karakteristik masing-masing kain:
1. Kain 18s (Sangat Tebal & Kokoh)
Kain 18s adalah jenis kain yang paling tebal di antara keempatnya. Kain ini menggunakan benang berukuran cukup besar, sehingga teksturnya mantap dan berat.
- Karakteristik: Sangat tebal, tidak menerawang, sedikit lebih kaku.
- Gramasi: Sekitar 210–230 gsm (gram per square meter).
- Cocok Untuk: Kaos berkonsep oversized heavy-weight, jaket tipis, sweatshirt, atau pakaian outdoor.
2. Kain 20s (Tebal & Datar)
Sebelum tren kaos tipis populer, kain 20s adalah standar utama kaos distro zaman dulu. Kain ini memberikan rasa tebal dan perlindungan ekstra saat dipakai.
- Karakteristik: Tebal, awet, agak hangat saat digunakan di siang hari yang terik.
- Gramasi: Sekitar 180–220 gsm.
- Cocok Untuk: Kaos komunitas, pakaian kerja lapangan, atau kaos berkerah (polo shirt standar).
3. Kain 24s (Sedang / Middle-weight)
Kain 24s sering dianggap sebagai jalan tengah (titik seimbang). Karakteristiknya tidak terlalu tebal seperti 20s, tetapi juga tidak terlalu tipis seperti 30s.
- Karakteristik: Ketebalan sedang, menyerap keringat dengan baik, tidak terlalu menerawang.
- Gramasi: Sekitar 170–190 gsm.
- Cocok Untuk: Pakaian sehari-hari di iklim tropis, kaos sablon distro, atau pakaian anak-anak.
4. Kain 30s (Tipis, Lembut, & Adem)
Saat ini, 30s adalah favorit utama sebagian besar produsen kaos distro lokal di Indonesia. Kain ini tipis namun tidak murahan, sangat cocok dengan iklim tropis yang panas.
- Karakteristik: Sangat lembut, ringan, jatuh di badan dengan bagus, dan sangat adem.
- Gramasi: Sekitar 140–160 gsm.
- Cocok Untuk: Kaos distro modern, kaos santai stylish, hingga pakaian tidur.


